Paging

Kamis, 13 Agustus 2015

Mengapa Adik dan Kaka Selalu Bertengkar ?

Banyak orang bertanya kepada kami, bagaimana bisa mendidik kedua anak laki-laki yang beda usianya hanya 1 tahun lebih 1 bulan kok bisa akur dan tidak pernah bertengkar.
Apa yang kami lakukan pertama adalah menjadi Juri yang Adil, setiap ada pertengkaran keduanya kami selalu adakan proses peradilan berikut para saksi-saksi yang melihat kejadian di rumah.
Melalui proses peradilan yang adil tanpa memihak semisal adiknya atau kakaknya, maka lama-lama anak akan tahu perbuatan yang baik dan salah.
Setelah tahu siapa yang salah maka ia akan menerima konsekuensinya berupa hukuman yang mendidik, semisal tidak bermain barang-barang yang menjadi kesukaannya selama periode tertentu. Dan wajib meminta maaf atas kesalahannya.
Namun sayangnya banyak orang tua yang belum mampu menjadi juri yang adil bagi anaknya, ada yang malah membela adiknya, semisal dengan perkataan "Kamu kakaknya harus mengalah dong sama Adik, kamu kan sudah besar !!" Padahal yang bersalah adalah adiknya.
Jika cara ini yang dipergunakan dirumah maka saya jamin bukannya si kakak malah paham, melainkan ia malah dendam dan akan semakin sering terjadi pertengkaran diantara mereka.
Menjadi orang tua yang Adil dan mengadakan proses peradilan yang seadil-adilnya bagi anak yang bertengkar adalah kunci dari mendidik anak atau kakak adik agar selalu akur.
Dan ingat saat melaksanakan keputusan dan hukuman orang tua harus bertindak tegas, agar anak paham bahwa setiap prilaku buruk yang mengganggu akan mendapat konsekuensi tegas dari orang tuanya.
Alhamdullilah, ada beberapa orang tua yang sudah menerapkan cara-cara seperti ini, dan hasilnya sungguh luar biasa. Namun demikian ada juga orang tua yang belum mau menerapkannya atau tidak konsisten menerapkannya, tentu saja hasilnya tidak sesuai apa yang diharapkan.
Salamat mencoba bagi ayah bunda yang ingin anaknya akur dan berhenti bertengkar.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar